• 15+

Taman Nasional Baluran

Kabupaten Situbondo, Jawa Timur

Status Covid-19
Kabupaten Situbondo termasuk wilayah yang memiliki RESIKO SEDANG untuk kasus penularan Covid-19 berdasarkan data dari covid-19.go.id. (Data per 15 November 2020)
 Alamat 
Area Hutan/Kebun, Sumberwaru, Banyuputih, Situbondo Regency, East Java, Indonesia
 Rating  
4.5
(1.604)16045

Taman Nasional Baluran adalah salah satu tempat wisata di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Terletak di Area Hutan/Kebun, Sumberwaru, Banyuputih, Situbondo Regency, East Java, Indonesia sekitar ±22.09 Km dari Kantor Bupati Situbondo.

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di antara wilayah Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. Gerbang untuk masuk ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55'17.76"S dan 114°23'15.27"E. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.

 

Taman Nasional ini memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan dan di antaranya merupakan tumbuhan asli yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering. Tumbuhan khas tersebut adalah:

  • Widoro bukol (Ziziphus rotundifolia)
  • Mimba (Azadirachta indica)
  • Pilang (Acacia leucophloea)

Tumbuhan lainnya antara lain:

  • Asam jawa (Tamarindus indica)
  • Gadung (Dioscorea hispida)
  • Kemiri (Aleurites moluccana)
  • Gebang (Corypha utan)
  • Api-api (Avicennia sp.)
  • Kendal (Cordia obliqua)
  • Salam (Syzygium polyanthum)
  • Kepuh (Sterculia foetida)

 

Di Taman Nasional ini terdapat 26 jenis mamalia, di antaranya adalah:

  • Banteng (Bos javanicus javanicus)
  • Kerbau liar (Bubalus bubalis)
  • Ajag (Cuon alpinus javanicus)
  • Kijang (Muntiacus muntjak muntjak)
  • Rusa (Cervus timorensis russa)
  • Macan tutul (Panthera pardus melas)
  • Kancil (Tragulus javanicus pelandoc)
  • Kucing bakau (Prionailurus viverrinus)

Satwa banteng merupakan maskot/ciri khas dari Taman Nasional Baluran.

 

Selain itu, terdapat sekitar 155 jenis burung, di antaranya termasuk burung langka seperti:

  • Layang-layang api (Hirundo rustica)
  • Tuwuk asia (Eudynamys scolopacea)
  • Burung merak (Pavo muticus)
  • Ayam hutan merah (Gallus gallus)
  • Kangkareng (Anthracoceros convecus)
  • Burung rangkong (Buceros rhinoceros)
  • bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus)

Taman nasional ini dibagi menjadi beberapa pos pengamatan. Pos di Taman Nasional ini antara lain:

  • Batangan. Di sini terdapat peninggalan sejarah berupa goa Jepang, burung merak pada musim kawin (antara bulan Oktober/November) dan berkemah. Fasilitas yang ada di sini antara lain pusat informasi
  • Bekol dan Semiang. Di sini terdapat fasilitas pengamatan satwa seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, dan burung. Fasilitas yang adadi sini antara lain wisma peneliti, wisma tamu, dan menara pandang.
  • Bama, Balanan, dan Bilik. Di sini merupakan lokasi wisata bahari, lokasi memancing, menyelam/snorkeling, dan atraksi perkelahian antar rusa jantan (pada bulan Juli/Agustus) dan atraksi kawanan kera abu-abu yang memancing kepiting/rajungan dengan ekornya pada saat air laut surut.
  • Manting, dan Air Kacip. Di sini terdapat sumber air yang tidak pernah kering sepanjang tahun, dan merupakan habitat macan tutul.
  • Popongan, Sejile, Sirontoh, Kalitopo. Di sini terdapat fasilitas untuk naik sampan di laut yang tenang, melihat berbagai jenis ikan hias, dan lokasi pengamatan burung migran.
  • Curah Tangis. Di sini terdapat fasilitas untuk kegiatan panjat tebing dengan tinggi 10-30 meter, dan kemiringan sampai 85%.

Musim kunjungan terbaik adalah bulan Maret s/d Agustus setiap tahunnya.

 

Sumber: Wikipedia




Loading interface...

Belum ada ulasan



Loading interface...